Huawei Disebut Merencanakan PHK Besar-besaran

Huawei Technologies Co Ltd disebut sedang merencanakan PHK besar-besaran di Amerika Serikat di saat perusahaan peralatan telekomunikasi China itu bergulat dengan daftar hitam Amerika Serikat, seperti yang diberitakan Wall Street Journal mengutip dari sumber.

PHK tersebut diperkirakan akan mempengaruhi pekerjaan di perusahaan riset dan pengembangan Huawei yang berbasis di AS, Futurewei Technologies, yang mempekerjakan sekitar 850 orang di laboratorium penelitian di seluruh AS, tulis WSJ seperti yang dikutip dari Reuters pada Minggu (14/7).

PHK bisa menimpa ratusan karyawan, seorang sumber mengatakan. Pegawai asal Tiongkok bakal diberi pilihan untuk pulang dan bekerja bersama perusahaan di China, tambah sumber lain.

Lihat juga: AS Bebaskan Tarif 110 Produk China

Pekan lalu, Menteri Perdagangan Amerika Serikat Wilbur Ross mengatakan pihaknya akan mengeluarkan lisensi untuk perusahaan yang ingin menjual barang ke Huawei Technologies.

Lisensi ini akan dikeluarkan bagi perusahaan yang tidak memberikan ancaman terhadap keamanan nasional AS.

Kendati demikian, Ross menegaskan Huawei akan tetap berada di daftar entitas atau daftar hitam perdagangan negara adidaya itu.

“Untuk menerapkan arahan KTT G20 dua minggu lalu, kami akan mengeluarkan lisensi di mana tidak ada ancaman terhadap keamanan nasional. Dalam batasan itu, kami akan mencoba memastikan bahwa kami tidak hanya mentransfer pendapatan dari Amerika ke perusahaan asing,” kata dia dikutip Reuters.

Lihat juga: Apple Uji Coba Face ID dan Touch ID untuk Masuk iCloud

Setelah perusahaan teknologi China itu ditambahkan ke daftar entitas, sejumlah industri semikonduktor melobi pemerintah agar diizinkan untuk menjual barang mereka sehingga dapat dengan mudah dibeli Huawei.

Secara terpisah, Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan kepada jurnalis CNBC bahwa keringanan pemerintah AS terhadap Huawei itu dapat sementara membantu pendapatan perusahaan.

Namun, Kudlow menambahkan pembelian suku cadang dan komponen perangkat Huawei masih dilarang seperti teknologi yang melibatkan jaringan 5G. Artinya, perusahaan pembuat cip akan diizinkan untuk menjual produk mereka ke Huawei.

“Kami membuka itu [peluang menjual produk ke Huawei] untuk jangka waktu terbatas. Saya kira itu akan memberikan sedikit kelegaan bagi Huawei,” ujarnya.

Pihak Huawei belum memberikan komentar mengenai kabar PHK karyawan ini.